Condition Monitoring system.blogspot .com adalah sebuah situs yang menyediakan berbagai macam artikel mengenai monitoring of rotating equipment.
Beberapa permasalahan kami kupas disini. Dari mulai vibrasi, Alignment, Balancing, Trybologi sampai dengan Infrared picture ada di sini.
Namun Bagi anda yang ingin membutuhkan jasa kami, dapat menghubungi kami via e-mail sunardi_mts@yahoo.co.id. kami juga menerima pangilan balancing machine, alignment, dan vibration training.


BALANCING MACHINE

Teori Dasar dan Definisi

Un-balance pada rotor dikarenakan distribusi massa yang tidak merata, hal ini dapat menyebabkan vibrasi. Vibrasi akibat komponen massa yang un-balance terbaca pada arah radial (tegak lurus dengan sumbu putar) yang mana juga akan membangkitkan gaya sentrifugal pada equipment. Selama komponen massa berputar, gaya juga akan berputar dan akan merambat sepanjang rotor dan vibrasi ini akan ditransfer pada bantalan (bearing) yang menjadi tumpuan rotor dan beberapa titik pada bearing akan mendapatkan gaya lebih tiap putaran.

Dengan adanya un-balance massa akan menyebabkan beberapa masalah, yaitu : kerusakan struktur karena fatique (kelelahan), beban lebih pada bearing, menambah tegangan pada rotor, memperbesar power yang dibutuhkan dan mengurangi umur equipment.

Definisi Balancing :

adalah suatu proses memperbaiki distribusi massa pada rotor yang berputar dengan menambahkan atau mengurangkan massa pada rotor yang bertujuan mengurangi gaya sentrifugal yang bekerja pada bantalan (bearing).

Beberapa hal yang dapat menyebabkan equipment un-balance, yaitu:

1. Eccentricity : adalah garis pusat putaran shaft tidak segaris dengan garis pusat rotor. Hal ini merupakan sumber un-balans

2. Kekeroposan (gelembung udara) dan struktur material yang tidak merata.

Pada pembuatan part seperti : impeller pompa, pulley penggerak yang dilakukan dengan pengecoran udara yang terjebak akan menyebabkan kekeroposan/struktur yang tidak merata yang dapat menyebabkan un-balans

3. Penambahan key (spie) dan keyways (alur spie).

Beberapa rotor dibalancing dengan salah dengan tidak menyertakan beberapa bagian misalnya key (spie), hal ini karena tidak ada standard untuk menambahkan key (spie) dalam proses balancing. Contoh bila pulley dibalans tidak dengan key (spie) dan motor dibalans tidak dengan key (spie) maka apabila dalam pemasangan kedua komponen akan terjadi un-balans pada equipment tersebut.

4. Corrosion dan keausan.

Apabila equipment bekerja pada fluida yang korosif dan abrasif lama-kelamaan akan terjadi pengikisan pada part yang akan menyebabkan un-balans apabila pengikisannya tidak merata.

5. Deposit yang menempel pada equipment.

Equipment yang digunakan untuk penanganan material bias menjadi un-balans jika deposit menempel pada equipment. Akibatnya equipment tesebut akan menjadi unbalans.

6. Distortion

Banyak part yang sudah dibalancing dengan baik selama pembuatan, perubahan bentuk selama operasi akan menyebabkan unbalance hal ini disebabkan tegangan sisa dalam proses pembuatan dan distorsi karena temperatur proses operasi.

Tegangan sisa ini dapat dihilangkan dengan treatment tegangan sisa dan apabila hal ini tidak dilakukan akan meningkatkan tegangan sentrifugal pada rotor dan akan menyebabkan perubahan bentuk.

Unbalance yang disebabkan ekspansi karena temperatur (perubahan bentuk) dapat dibalancing pada temperatur normal operasinya.

7. Toleransi clearance

Toleransi clearance pada beberapa komponen yang berbeda pada rotor apabila diasembling akan menyebabkan unbalans hal ini karena pusat garis putar tidak segaris dengan garis sumbu.

Dari semua penyebab unbalance diatas dapat diperbaiki dengan balancing. Balancing merupakan suatu teknik untuk mengetahui berat dan posisi unbalance serta mengkompensasi dan distribusi massa yang menyebabkan unbalans.

Untuk lebih jelas bagaimana untuk memperbaiki unbalance dengan benar, kita harus mengerti beberapa istilah dalam balancing yang digunakan dalam ISO Standard 1940.

Ada tiga type Un-balance yaitu :

1. Statik (gaya) Un-balance

2. Moment (couple) Un-balance

3. Dynamic Unbalance

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar